Tahukah Anda Apa Yang Menyebabkan Rasa Kantuk Setelah Makan?

Tahukah Anda Apa Yang Menyebabkan Rasa Kantuk Setelah Makan?

Tahukah Anda Apa Yang Menyebabkan Rasa Kantuk Setelah Makan?

Apa Yang Menyebabkan Rasa Kantuk Setelah Makan? – Merasa ngantuk setelah makan terutama makan siang adalah hal yang biasa, namun pernahkah Anda mencari jawab apa yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan? Apakah Anda termasuk salah satu orang yang mengantuk setelah makan? Mungkin sebagian besar orang tidak peduli penyebabnya, namun ada baiknya Anda membaca artikel berikut ini -apa yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan untuk menambah pengetahuan Anda.

Rasa kantuk setelah makan adalah respon dari tubuh karena perubahan kimia selama proses mencerna. Hal ini normal dan terjadi pada setiap orang. Namun apabila rasa kantuk terjadi setiap kali habis makan dan sudah mengganggu aktifitas Anda, maka perlu diperhatikan. Rasa kantuk setelah makan siang juga dapat membuat Anda tidak dapat bekerja secara efektif setelah makan siang.

Apa Yang Menyebabkan Rasa Kantuk Setelah Makan?

Mari kita simak berikurt ini -apa yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan?

Pada saat perut penuh maka terjadilah rasa kantuk. Hal ini terjadi pada banyak orang. Rasa kantuk setelah makan disebabkan oleh banyak faktor seperti jenis makanan yang Anda makan, pola tidur yang tidak teratur, kondisi kesehatan Anda dan sebagainya.

1. Pola Pencernaan Dan Hormon Otak
Tubuh memerlukan energi untuk beraktifitas dan kita mendapatkan energi ini melalui makanan. Kemudian tubuh memecah nutrisi makanan melalui sistem pencernaan dan mengubahnya menjadi gula yang akan dirubah menjadi energi. Setelah makan, tubuh akan melepaskan hormon seperti amylin, glucagon and cholecystokinin. Nah hormon inilah yang ternyata berfungsi menyebabkan rasa kenyang, meningkatkan kadar gula dalam darah dan memproduksi insulin yang akan dialirkan melalui jaringan sel dan menyediakan energi. Dan pada saat yang sama otak akan melepaskan serotonin yang menyebabkan rasa kantuk yang seringkali kita alami.

Terlebih lagi makanan juga mempengaruhi produksi melatonin dalam otak. Melatonin dibuat dengan mengubah asam amino tryptophan menjadi serotonin yang kemudian dirubah menjadi melatonin. Jenis hormon inilah yang membuat kita merasa mengantuk setelah makan.

2. Jenis Makanan Yang Anda Makan
Tubuh mencerna semua jenis makanan dengan cara yang sama. Beberapa jenis makanan dapat memicu rasa kantuk lebih kuat dari yang lainnya. Makanan kaya protein seperti daging, ayam, telur, ikan, bayam, tahu, keju dan kedelai mengandung asam amino tryptophan. Asam amino ini digunakan tubuh untuk memproduksi serotonin sebagai penyebab rasa kantuk.

Terlebih lagi makanan yang mengandung karbohidrat juga akan membantu memproduksi serotonin dan asam amino tryptophan yang ditemukan dalam otak. Hal inilah yang menyebabkan Anda merasa ngantuk setelah makanan yang banyak mengandung karbohidrat. Kombinasi makanan yang mengandung asal amino tryptophan (protein) dan karbohidrat akan menyebabkan Anda mengantuk. Jadi makanan yang mengandung karbohidrat dan protein seperti susu dan sereal sangat tepat disantap sebelum waktu tidur.

Terlalu banyak makan juga akan menyebabkan rasa kantuk. Setelah makan, tubuh akan memompa lebih banyak darah ke sistem pencernaan agar dapat mencerna lebih baik makanan dalam jumlah yang banyak. Hal ini menyebabkan kekurangan darah dan nutrisi dalam otak untuk sementara waktu.

Untuk mencegah rasa kantuk setelah makan, sebaiknya memakan makanan yang seimbang yang terdiri dari sayuran, gandum dan lemak baik untuk menyediakan cukup energi. Minumlah cukup banyak air dan kurangi konsumsi gula. Makan dalam jumlah yang lebih sedikit namun lebih sering dapat mempertahankan energi sehingga dapat mencegah rasa kantuk setelah makan.

3. Kebiasaan Tidur
Kebiasaan tidur yang buruk juga akan menyebabkan rasa kantuk setelah makan. Biasanya setelah makan, selain merasa kenyang, kita akan merasa tubuh kita terasa lebih rileks yang menyebabkan tubuh seperti ingin beristirahat. Keadaan rileks inilah yang menyebabkan rasa kantuk terlebih lagi bila Anda tidak dapat tidur nyenyak pada malam sebelumnya.

Untuk menghindari hal ini, ubahlah kebiasaan tidur Anda lebih baik untuk mencegah stress. Melakukan latihan-latihan fisik dapat menolong Anda tidur nyenyak. Sebaiknya Anda menghindari tidur siang apabila Anda sering sulit tidur malam.

4. Kondisi Kesehatan
Apabila Anda seringkali merasa ngantuk setelah makan, bisa menjadi pertanda penyakit seperti celiac, anemia, alergi makanan, alergi, gangguan tidur dan tiroid. Lakukan konsultasi ke dokter apabila Anda mengalami keadaan ini atau bila seringkali tertidur setelah habis makan.

Rasa kantuk setelah makan juga dapat menjadi pertanda bahwa Anda kekurangan akan nutrisi tertentu. Kekurangan nutrisi akan menyebabkan makanan sulit dicerna karena sistem pencernaan yang tidak baik. Hal ini menyebabkan Anda tidak mempunyai cukup energi untuk menopang aktifitas sehari-hari Anda sehingga Anda merasa ngantuk sepanjang hari.

Semoga pertanyaan Anda selama ini mengapa merasa ngantuk setelah makan sudah terjawab setelah Anda membaca -apa yang menyebabkan rasa kantuk setelah makan? Dan terutama Anda bisa mencari cara agar dapat menghindari hal-hal yang menyebabkan rasa kantuk tersebut sehingga produktifitas kerja Anda dapat tidak terganggu.

Sumber: Jakarta Post

Baca juga: 7 Penyebab Tidur Malam Anda Terganggu – Yang Perlu Diperhatikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get an awesome sticky message bar!Download