Cara Bijak Mengatasi Konflik Dengan Rekan Kerja Sekantor Yang Perlu Anda Ketahui

Cara Bijak Mengatasi Konflik Dengan Rekan Kerja Sekantor Yang Perlu Anda Ketahui

Cara Bijak Mengatasi Konflik Dengan Rekan Kerja Sekantor Yang Perlu Anda Ketahui

Cara Bijak Mengatasi Konflik Dengan Rekan Kerja Sekantor Yang Perlu Anda Ketahui-Pada saat kita berinteraksi dengan orang lain kemungkinan terjadinya konflik atau ketidakcocokan akan selalu ada. Apalagi dengan rekan sekantor yang setiap hari Anda bergaul dan berinterksi dengan mereka.

Cara Bijak Mengatasi Konflik Dengan Rekan Kerja Sekantor

 

Konflik dengan rekan sekerja apabila dibiarkan terus menerus tanpa penyelesaian akan mempengaruhi kondisi emosional Anda yang akhirnya akan berdampak pada kinerja dan proforma kerja Anda.

Nah untuk meminimalisir konflik yang berkepanjangan di kantor, Anda bisa mencoba -cara bijak mengatasai konflik dengan rekan kerja sekantor berikut ini.

1. Instrospeksi
Apabila anda memiliki konflik dengan rekan kerja sekantor, cobalah pahami dulu apa yang membuat dia berperilaku demikian. Mungkin setelah tahu apa penyebabnya, Anda bisa mencoba untuk mencegah dan meminimalisir hal-hal yang menyebabkan konflik tersebut.

2. Bicarakan Baik-Baik
Diskusikan permasalahan yang menjadi konflik dengan rekan sekerja dengan baik-baik. Dengarkan dengan baik apa yang dibicarakan dengan pihak yang berkonflik. Dan kemukakan juga secara jelas apa yang Anda inginkan. Dalam hal ini diperlukan sikap fleksibel dan berkompromi.

Bersikaplah tenang dan tidak emosional pada saat Anda berhadapan dengan pihak yang berkonflik untuk mencegah konflik semakin memanas. Juga hindari menyerang secara personal dan mengucapkan kata-kata kasar. Tetap menahan diri walaupun Anda merasa yakin Anda benar.

3. Hindari Sikap Bermusuhan
Walaupun sedongkol apapun Anda kepada pihak yang berkonflik, jangan sampai Anda menunjukkan sikap permusuhan Anda kepadanya. Tahanlah diri Anda untuk tetap tenang. Jaga nada suara maupun gestur tubuh agar tetap netral. Dengan demikian Anda menaruh respek kepada diri Anda sendiri maupun pihak yang berkonflik.

4. Hindari Bergosip
Tahan diri Anda untuk tidak menyebarkan masalah atau keburukan-keburukan rekan sekerja Anda kepada yang lain. Karena ada kemungkinan rekan kerja Anda yang lain akan menyebarkan keluhan Anda kepada orang lain dengan dibumbui dengan kata-kata yang dramatis sehingga membuat konflik semakin melebar.

5. Bicarakan Dengan Atasan
Apabila konflik semakin runcing dan mengganggu kinerja Anda, maka bicarakan dengan atasan dan minta dia sebagai mediator.

Anda juga bisa minta bantuan HRD hanya apabila sudah sangat gawat misalnya sudah menyangkut masalah proforma perusahaan.

Namun sebaiknya Anda coba untuk menyelesaikannya sendiri sebelum minta tolong pihak lain karena sebenarnya ini adalah masalah pribadi, tidak seharusnya orang lain tahu masalah Anda.

Apabila Anda sudah mencoba semua -cara bijak mengatasi konflik- di atas dan gagal, maka yang perlu Anda lakukan fokus pada diri sendiri dan pekerjaan Anda. Lakukan pekerjaan Anda sebaik-baiknya. Orang akan susah mencari kesalahan Anda apabila Anda melakukan pekerjaan dengan baik dan tidak bersikap neko-neko. Yang penting atasan Anda mengapresiasi pekerjaan Anda dan tidak perlu memusingkan orang lain yang tidak mau berdamai dan berkompromi dengan Anda.

 

Baca juga: Cara Agar Sukses Wawancara Kerja – Hindari Kesalahan Fatal Berikut Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get an awesome sticky message bar!Download