Resiko Berbisnis Rumah Kontrakan Dan Cara Mengantisipasinya

Resiko Berbisnis Rumah Kontrakan Dan Cara Mengantisipasinya

Resiko Berbisnis Rumah Kontrakan Dan Cara Mengantisipasinya – Tentunya pada saat berinvestasi kita berharap akan mendapatkan keuntungan. Berbisnis sewa rumah sudah pasti untung, namun Anda perlu mengetahui beberapa – resiko berbisnis rumah kontrakan. Agar resiko tidak terlalu merugikan, Anda perlu mengantisipasinya sebelum sewa menyewa rumah berlangsung.

Resiko Berbisnis Rumah Kontrakan Dan Cara Mengantisipasinya

 

Beberapa resiko yang mungkin terjadi pada bisnis sewa rumah akan kita bahas berikut ini.

1. Rumah Rusak Dan Tidak Terawat
Apabila Anda mendapatkan penyewa yang tidak bertanggungjawab terhadap rumah yang mereka sewa maka resikonya adalah rumah Anda akan rusak dan tidak terawat. Hal ini dikarenakan mereka tidak mempunyai rasa memiliki terhadap rumah yang mereka sewa, sehingga mereka tidak pedulu dengan masalah perawatan rumah.

Untuk mengantisipasinya, Anda harus selektif terhadap penyewa rumah sebelum perjanjian sewa-menyewa rumah diadakan. Anda harus berani menolak apabila Anda merasa ragu terhadap penyewa rumah. Anda tidak harus menolaknya secara langsung, namun Anda bisa beralasan “akan kasih kabar dua tiga hari ke depan karena sudah ada kandidat yang lain”. Pandai-pandailah berkata-kata agar tidak menyinggung calon penyewa.

Bisa saja penyewa yang tidak bertanggungjawab akan meninggalkan rumah Anda dalam kondisi rusak.
Selain Anda harus selektif dalam memilih calon penyewa, Anda bisa membuat peraturan bahwa penyewa wajib memberitahu Anda satu bulan sebelum masa kontrak berakhir untuk meneruskan atau tidak meneruskan sewa rumah. Sebaiknya Anda proaktif menanyakan hal tersebut kepada penyewa rumah. Anda bisa berkunjung ke rumah yang Anda kontrakkan sekaligus mengecek kondisi rumah Anda.

Anda bisa mencantumkan klausa bahwa penyewa bertanggungjawab terhadap kerusakan rumah yang disebabkan oleh kelalaian penyewa di dalam surat perjanjian kontrak, sehingga penyewa tidak bisa mengelak apabila hal tersebut terjadi.

2. Disalahgunakan
Banyak berita yang kita dengar dari media masa bahwa seringkali rumah kontrakan digunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan norma dan hukum. Misalnya, digunakan sebagai sarang kejahatan seperti sarang terorisme, narkoba, produksi obat-obatan terlarang dan lain sebagainya.

Bahkan seringkali rumah kontrakan digunakan sebagai tempat asusila yang merisaukan lingkungan warga sekitar. Karena aktivitas tersebut dilakukan di rumah Anda, mau tidak mau Anda warga sekitar akan melakukan teguran kepada Anda sebagai pemilik rumah.

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, hal ini dapat dihindari apabila Anda selektif dalam memilih calon penyewa. Kenalilah baik-baik calon penyewa dan jangan lupa meminta identitas penyewa.

Cantumkan hal-hal yang boleh dilakukan dan dilarang dilakukan di dalam rumah Anda. Hal ini perlu untuk menjaga keharmonisan dengan warga sekitar.

3. Jangka Waktu Sewa Yang Pendek
Pada umumnya orang menyewa rumah untuk jangka waktu satu tahun hingga dua tahun. Walaupun ada beberapa penyewa yang mengajukan perpanjangan sewa untuk beberapa tahun kemudian. Jangka waktu sewa untuk rumah tinggal memang relatif lebih pendek dibandingkan dengan sewa ruko, kios atau tanah karena biasanya digunakan untuk membuka usaha sehingga jangka waktu sewa bisa lebih panjang.

Jangka waktu sewa yang pendek akan membuat Anda untuk selalu mencari penyewa baru setiap satu atau dua tahun sekali. Terkadang akan memerlukan waktu berbulan-bulan sampai menemukan penyewa yang sesuai dengan yang Anda kehendaki dari segi harga sewa maupun kredibilitas. Otomatis Anda tidak akan mendapatkan penghasilan selama belum mendapatkan penyewa yang baru.

4. Capital Rate Rendah
Capital rate adalah penghasilan bersih dari sebuah aset dan biayanya. Capital rate untuk rumah tinggal rata-rata sebesar 3 – 5%. Hal ini lebih rendah dibandingkan dengan investasi properti lainnya seperti kios dan ruko.

Selain itu Anda juga tidak bisa menuntut biaya tambahan lainnya kepada penyewa dikarenakan harga sewa rumah kontrakan sudah ditentukan sejak awal perjanjian kontrak.

Nah sudah siapkan Anda akan resiko berbisnis rumah kontrakan setelah mengetahui ulasan di atas?

 

Baca juga: Apa Saja Keuntungan Berbisnis Rumah Kontrakan Yang Bisa Anda Dapatkan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Get an awesome sticky message bar!Download